Jambi, 26 September 2025 – Dalam upaya memperkuat kualitas akademik sekaligus mempersiapkan diri menuju akreditasi Unggul, Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi mengikuti kegiatan Ngobrol Pendidikan Islam (Ngopi) yang diselenggarakan oleh Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Jambi bersama anggota Komisi VIII DPR RI Dapil Jambi. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat, 26 September 2025, bertempat di Hotel Wiltop Jambi.

Mengusung tema “Peningkatan Mutu Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam melalui Tinjauan Kurikulum Program Studi”, acara ini menghadirkan narasumber utama, Prof. Dr. Eko Hariyono, S.Pd., M.Pd., Guru Besar Universitas Negeri Surabaya. Fokus utama kegiatan adalah melakukan evaluasi dan penguatan kurikulum program studi di lingkungan FTK, termasuk Prodi PAI, sebagai langkah strategis dalam mempersiapkan pelaksanaan akreditasi.
Dalam pemaparannya, Prof. Eko mengawali materi dengan pertanyaan mendasar: “Mengapa kurikulum harus berubah?” Pertanyaan ini membuka ruang diskusi tentang alasan-alasan fundamental yang melandasi perlunya perubahan kurikulum sesuai perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat.
Beliau kemudian menekankan pentingnya landasan perumusan kurikulum yang kokoh, serta memperkenalkan pendekatan Outcome Based Education (OBE) sebagai model kurikulum yang berorientasi pada capaian pembelajaran mahasiswa.
Melalui pendekatan OBE, kurikulum Prodi PAI diharapkan mampu menjawab kebutuhan kompetensi lulusan yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta tuntutan dunia kerja.
Kaprodi PAI UIN Jambi, Ismail Fahri, M. Ag. mengapresiasi pelaksanaan kegiatan ini. Menurutnya, Ngopi FTK bersama Komisi VIII DPR RI menjadi wadah strategis untuk merumuskan kurikulum yang lebih visioner sekaligus sebagai langkah nyata Prodi PAI dalam menyiapkan diri menuju akreditasi Unggul.
Dengan adanya kegiatan ini, Prodi PAI UIN Jambi semakin optimis menghadapi proses akreditasi dan berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu pendidikan Islam agar dapat menghasilkan lulusan yang unggul, kompetitif, dan berdaya saing global. (MAQS)
