Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Dua mahasiswa Prodi PAI berhasil meraih juara pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an Mahasiswa Nasional 2026 yang berlangsung pada tanggal 21–24 Juni 2026 di Universitas Jambi.
Prestasi pertama diraih oleh Muhammad Rafsanjani Almunawar, mahasiswa Prodi PAI angkatan 2024, yang berhasil meraih Juara I Cabang Tilawah Al-Qur’an. Keberhasilan ini menjadi bukti kemampuan dan dedikasi mahasiswa dalam mengembangkan potensi di bidang seni baca Al-Qur’an sekaligus mengharumkan nama Prodi PAI dan UIN Jambi di tingkat nasional.
Sementara itu, prestasi membanggakan lainnya dipersembahkan oleh Nida Nafisah, mahasiswa Prodi PAI angkatan 2025, yang sukses meraih Juara I Cabang Qiraat Sab’ah. Capaian tersebut menunjukkan kualitas pembinaan akademik dan keagamaan yang diberikan Prodi PAI dalam mencetak mahasiswa yang unggul, kompetitif, dan berprestasi.
Keberhasilan kedua mahasiswa tersebut tidak terlepas dari kerja keras, ketekunan dalam berlatih, serta dukungan berbagai pihak, baik dosen, pembina, maupun civitas akademika UIN Jambi. Prestasi ini sekaligus mempertegas komitmen Prodi PAI dalam membina mahasiswa yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki kompetensi keagamaan yang kuat.
Ketua Program Studi PAI menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas capaian yang diraih oleh kedua mahasiswa tersebut. Prestasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh mahasiswa Prodi PAI untuk terus mengembangkan potensi, berprestasi di berbagai bidang, serta membawa nama baik institusi pada tingkat regional, nasional, maupun internasional.
Dengan raihan ini, Prodi PAI UIN Jambi kembali menunjukkan eksistensinya sebagai program studi yang mampu melahirkan generasi Qur’ani yang berprestasi, berkarakter, dan berdaya saing di berbagai ajang kompetisi. (MAQS)
Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi kembali mencatatkan capaian akademik yang membanggakan melalui keberhasilan mahasiswanya dalam menyelesaikan studi melalui jalur publikasi ilmiah. Mahasiswa angkatan 2022, Fadhil Muhammad Rahman, resmi dinyatakan lulus pada 24 Juni 2026 melalui jalur publikasi artikel ilmiah pada jurnal nasional terakreditasi SINTA 2 sebagai pengganti skripsi. Dengan capaian tersebut, Fadhil menjadi mahasiswa ke-34 Prodi PAI yang berhasil menyelesaikan studi melalui jalur publikasi SINTA 2.
Foto Bersama Kaprodi dan Sekprodi PAI
Keberhasilan tersebut diraih melalui publikasi artikel berjudul “Analysis of Teachers’ Exemplary Behavior and Impact on Improving Students’ Moral Character at Madrasah Tsanawiyah Nurul Iman in Jambi City” yang diterbitkan pada AL-ISLAH: Jurnal Pendidikan.
Penelitian ini mengkaji pentingnya keteladanan guru dalam membentuk dan meningkatkan karakter moral peserta didik. Melalui studi yang dilakukan di Madrasah Tsanawiyah Nurul Iman, penelitian menyoroti bagaimana perilaku, sikap, dan nilai-nilai yang dicontohkan oleh guru menjadi faktor utama dalam proses pembentukan akhlak siswa di lingkungan madrasah.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa keteladanan guru memberikan pengaruh yang signifikan terhadap perkembangan karakter moral siswa. Sikap disiplin, kejujuran, tanggung jawab, kesopanan, serta kepedulian sosial yang ditampilkan guru dalam aktivitas sehari-hari menjadi contoh nyata yang diinternalisasi oleh peserta didik. Temuan ini menegaskan bahwa pendidikan karakter akan lebih efektif apabila nilai-nilai moral tidak hanya diajarkan melalui materi pembelajaran, tetapi juga diwujudkan dalam perilaku pendidik sebagai figur teladan.
Selain memperkuat kajian tentang pendidikan karakter dalam Pendidikan Agama Islam, penelitian ini juga memberikan kontribusi terhadap pengembangan praktik pendidikan di madrasah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya keteladanan yang dibangun secara konsisten mampu menciptakan lingkungan belajar yang kondusif bagi pembentukan karakter peserta didik yang berakhlak mulia.
Keberhasilan Fadhil Muhammad Rahman menjadi mahasiswa ke-34 yang lulus melalui jalur publikasi SINTA 2 semakin memperkuat komitmen Prodi PAI dalam membangun budaya akademik berbasis penelitian dan publikasi ilmiah. Jalur publikasi menjadi salah satu inovasi akademik yang mendorong mahasiswa menghasilkan karya ilmiah berkualitas sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan ilmu Pendidikan Agama Islam.
Prestasi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa Prodi PAI lainnya untuk terus menghasilkan penelitian yang relevan dengan tantangan pendidikan masa kini. Dengan semakin bertambahnya mahasiswa yang menyelesaikan studi melalui publikasi ilmiah bereputasi, Prodi PAI UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi terus menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang unggul, produktif, dan berdaya saing di bidang penelitian serta publikasi ilmiah. (MAQS)
Dosen Admnistrasi Dan Supervisi Pendidikan Prodi Pendidikan Agama IslamFakultas Tarbiyah dan KeguruanUniversitas Islam Negeri Sultan Thaha Saifudin Jambi
Memasuki hari kedua asesmen lapangan, Kamis, 18 Juni 2026, suasana akademik di Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi semakin menunjukkan semangat dan kesiapan seluruh sivitas akademika dalam menyambut proses penilaian mutu oleh tim asesor dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK). Hari kedua ini menjadi momentum penting karena merupakan tahap verifikasi mendalam terhadap berbagai data, dokumen, serta kondisi nyata yang menjadi dasar penilaian akreditasi program studi.
Asesmen lapangan bukan sekadar agenda formal dalam rangka memperoleh status akreditasi. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan proses evaluasi komprehensif yang bertujuan memastikan bahwa seluruh standar pendidikan tinggi telah dilaksanakan secara konsisten dan berkelanjutan. Apa yang tertuang dalam dokumen harus sejalan dengan fakta yang ada di lapangan, sehingga mutu pendidikan tidak hanya terlihat dalam laporan tertulis, tetapi juga tercermin dalam praktik sehari-hari.
Pada hari kedua tersebut, Asesor 1, Prof. Dr. Wasehudin, M.Si., melaksanakan serangkaian kunjungan dan observasi langsung ke berbagai fasilitas akademik dan pendukung yang dimiliki Program Studi PAI. Kegiatan diawali dengan meninjau proses pembelajaran dosen di kelas. Melalui observasi ini, asesor memperoleh gambaran nyata mengenai pelaksanaan kurikulum, metode pembelajaran yang digunakan, interaksi antara dosen dan mahasiswa, serta suasana akademik yang berkembang di lingkungan program studi.
Proses pembelajaran merupakan jantung dari penyelenggaraan pendidikan tinggi. Karena itu, pengamatan langsung terhadap aktivitas perkuliahan menjadi bagian penting dalam menilai kualitas layanan akademik. Dari ruang kelas inilah dapat dilihat bagaimana visi pendidikan diterjemahkan menjadi praktik pembelajaran yang efektif dan berorientasi pada pencapaian kompetensi lulusan.
Selanjutnya, Prof. Wasehudin melakukan kunjungan ke Laboratorium Micro Teaching. Fasilitas ini memiliki peran yang sangat strategis dalam mempersiapkan mahasiswa sebagai calon pendidik profesional. Di laboratorium tersebut, mahasiswa berlatih mengembangkan keterampilan mengajar, menyusun strategi pembelajaran, serta mengasah kemampuan komunikasi di depan kelas. Peninjauan ini menjadi bukti bahwa program studi tidak hanya membekali mahasiswa dengan teori, tetapi juga memberikan ruang praktik yang memadai.
Kunjungan kemudian dilanjutkan ke perpustakaan kampus yang menjadi pusat sumber belajar bagi mahasiswa dan dosen. Keberadaan koleksi buku, jurnal ilmiah, akses referensi digital, serta fasilitas pendukung lainnya menjadi perhatian dalam proses asesmen. Sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, perpustakaan memiliki peran penting dalam mendukung pelaksanaan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Tidak hanya itu, Laboratorium Komputer juga menjadi salah satu lokasi yang ditinjau secara langsung. Di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat, fasilitas teknologi informasi menjadi kebutuhan utama dalam dunia pendidikan. Keberadaan laboratorium yang representatif menunjukkan kesiapan program studi dalam mendukung pembelajaran berbasis digital dan pengembangan kompetensi mahasiswa di era transformasi teknologi.
Rangkaian kunjungan lapangan tersebut diakhiri dengan peninjauan ke Klinik UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi. Kunjungan ini menunjukkan bahwa asesmen mutu tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga mencakup layanan pendukung yang berkontribusi terhadap kenyamanan dan kesejahteraan sivitas akademika. Lingkungan kampus yang sehat dan kondusif menjadi bagian dari ekosistem pendidikan yang berkualitas.
Sementara itu, pada saat yang sama, Asesor 2, Prof. Dr. Husni, M.Pd., melakukan verifikasi secara mendalam terhadap berbagai dokumen akreditasi, khususnya Laporan Evaluasi Diri (LED) dan Laporan Kinerja Program Studi (LKPS). Dengan ketelitian dan kecermatan yang tinggi, beliau memeriksa kesesuaian antara data yang disajikan dengan bukti-bukti pendukung yang tersedia.
Verifikasi tersebut mencakup berbagai aspek, mulai dari tata kelola program studi, sumber daya manusia, pelaksanaan tridharma perguruan tinggi, capaian mahasiswa dan lulusan, hingga berbagai bentuk kerja sama dan pengembangan institusi. Setiap data yang tercantum dalam dokumen ditelusuri keabsahannya untuk memastikan bahwa seluruh informasi yang dilaporkan benar-benar autentik, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Peran Prof. Husni dalam proses asesmen ini sangat penting karena validitas data merupakan fondasi utama dalam penilaian akreditasi. Sebuah program studi tidak hanya dinilai dari banyaknya capaian yang dimiliki, tetapi juga dari kemampuan membuktikan bahwa capaian tersebut benar-benar terjadi dan terdokumentasi dengan baik.
Kolaborasi kedua asesor memberikan gambaran utuh tentang kualitas Program Studi PAI UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi. Jika Prof. Wasehudin memastikan kesesuaian kondisi lapangan dengan laporan yang disampaikan, maka Prof. Husni memastikan bahwa seluruh data dalam dokumen memiliki dasar bukti yang kuat dan sah. Kedua proses tersebut saling melengkapi untuk menghasilkan penilaian yang objektif, transparan, dan akuntabel.
Hari kedua asesmen lapangan ini sekaligus menjadi cerminan komitmen Program Studi PAI dalam membangun budaya mutu yang berkelanjutan. Akreditasi tidak dipandang sebagai tujuan akhir, melainkan sebagai instrumen evaluasi untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan. Semangat inilah yang tampak dari kesiapan seluruh unsur program studi dalam menyajikan data, menerima masukan, dan menunjukkan berbagai capaian yang telah diraih.
Pada akhirnya, asesmen lapangan adalah proses yang mempertemukan antara dokumen dan realitas. Ketika data yang dilaporkan terbukti sesuai dengan fakta di lapangan, ketika fasilitas mendukung proses pembelajaran, dan ketika seluruh aktivitas akademik berjalan sesuai standar mutu, maka akreditasi bukan hanya menjadi pengakuan formal. Ia menjadi bukti nyata bahwa Program Studi Pendidikan Agama Islam UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi terus bergerak maju dalam menghadirkan pendidikan yang unggul, profesional, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat serta perkembangan zaman.
Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Dua mahasiswa Prodi PAI berhasil meraih juara
Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Dua mahasiswa Prodi PAI berhasil meraih juara pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an Mahasiswa Nasional 2026 yang berlangsung pada tanggal 21–24 Juni 2026 di Universitas Jambi. Prestasi pertama
Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi kembali mencatatkan capaian akademik yang membanggakan melalui keberhasilan mahasiswanya dalam menyelesaikan studi melalui jalur
Edi Saputra, M.Ed Dosen Admnistrasi Dan Supervisi Pendidikan Prodi Pendidikan Agama IslamFakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Thaha Saifudin Jambi Memasuki hari kedua
Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi kembali mencatatkan prestasi akademik melalui keberhasilan mahasiswanya dalam menyelesaikan studi melalui jalur publikasi ilmiah.