Prodi PAI UIN Jambi Bersama LPPM Gelar Webinar Nasional Bahas Tantangan Pendidikan Islam di Era Disrupsi Digital
Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi bekerja sama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UIN Jambi menyelenggarakan Webinar Nasional bertema “Pendidikan Agama Islam di Tengah Disrupsi Digital: Antara Kecerdasan Artifisial dan Kecerdasan Spiritual” pada Rabu (14/10/2026). Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dengan menghadirkan empat narasumber dari perguruan tinggi Islam. Selain itu, kegiatan webinar juga disiarkan secara live melalui chanel youtube LPPM UIN Jambi.

Webinar nasional ini menjadi ruang akademik untuk mendiskusikan tantangan dan peluang pendidikan agama Islam di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, khususnya pemanfaatan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) serta pentingnya penguatan kecerdasan spiritual dalam proses pendidikan. Perkembangan teknologi menghadirkan berbagai kemudahan dalam pembelajaran, tetapi juga menuntut pendidik untuk tetap menjaga nilai-nilai keislaman, etika, dan pembentukan karakter peserta didik.
Kegiatan ini menghadirkan empat narasumber yang memiliki pengalaman kepemimpinan dan keilmuan di bidang pendidikan Islam. Narasumber pertama adalah Dr. Muhammad Solihin, M.Pd., Rektor Universitas YASNI Bungo. Narasumber kedua, Dr. Mawardi, M.Pd.I., Rektor Universitas Islam Sarolangun. Narasumber ketiga, Dr. Ahmad Ta’rifin, S.Ag., M.A., Ketua Program Studi PAI UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan. Narasumber keempat, Dewi Masitoh, M.Pd., Ketua Program Studi PAI UIN Metro.

Keempat narasumber diharapkan dapat memperkaya perspektif peserta mengenai transformasi pendidikan agama Islam di era digital, mulai dari pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran hingga penguatan dimensi spiritual dan moral sebagai fondasi pendidikan. Melalui forum ini, peserta memperoleh ruang untuk memahami bagaimana kecerdasan artifisial dapat dimanfaatkan secara bijak tanpa mengesampingkan peran pendidik dalam membangun kepribadian, akhlak, dan kesadaran beragama peserta didik.
Dalam sambutannya, Ismail Fahri, M.Ag., Ketua Program Studi PAI UIN Jambi, menyampaikan sambutan sekaligus membuka ruang diskusi akademik mengenai relevansi pendidikan agama Islam dalam menghadapi perubahan zaman. Penyelenggaraan webinar ini menjadi bagian dari upaya Prodi PAI UIN Jambi untuk memperluas wawasan akademik, memperkuat kolaborasi ant perguruan tinggi, serta mendorong pengembangan pendidikan Islam yang adaptif terhadap kemajuan teknologi tanpa kehilangan orientasi nilai dan spiritualitas.

Jalannya webinar dipandu oleh M. Tantowi, M.Pd., Sekretaris Program Studi PAI UIN Jambi, selaku moderator. Moderator mengarahkan diskusi agar pembahasan dari para narasumber dapat memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai hubungan antara kecerdasan artifisial, kecerdasan spiritual, dan masa depan pendidikan agama Islam.

Melalui penyelenggaraan webinar nasional ini, Prodi PAI UIN Jambi bersama LPPM UIN Jambi menegaskan pentingnya membangun keseimbangan antara penguasaan teknologi dan penguatan nilai-nilai spiritual dalam pendidikan. Kecerdasan artifisial dapat menjadi instrumen pendukung inovasi pembelajaran, sedangkan kecerdasan spiritual tetap menjadi landasan penting dalam membentuk manusia yang beriman, berakhlak mulia, kritis, dan bertanggung jawab.
Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat budaya akademik, memperluas jejaring kerja sama antarlembaga pendidikan tinggi, serta mendorong lahirnya gagasan inovatif bagi pengembangan Pendidikan Agama Islam yang relevan dengan kebutuhan masyarakat di tengah disrupsi digital. (MAQS).